Silsilah Keluarga Hugo Samir yang Buat STY Terpesona

hugo samir

livescoreasianbookie – Silsilah Keluarga Hugo Samir yang Buat STY Terpesona. Keluarga Jacksen F Tiago adalah contoh yang sangat baik bagi masyarakat Indonesia. Jacksen F Tiago, yang merupakan mantan pemain sepakbola legendaris Persebaya dan sekarang sukses sebagai pelatih sepakbola di Indonesia, adalah ayah dari Hugo Samir, seorang penyerang Timnas Indonesia U-24.

Silsilah Keluarga Hugo Samir yang Buat STY Terpesona

Jacksen Ferreira Tiago lahir pada 27 Mei 1968 di Rio De Janeiro, Brasil, dan saat ini sedang mencuri perhatian berkat prestasi luar biasa putranya, Hugo Samir, yang bermain untuk timnas Indonesia U-24.

Keluarga Jacksen Tiago terkenal karena keharmonisannya, meskipun memiliki latar belakang multikultural yang berbeda. Jacksen berasal dari Brasil dan menganut agama Kristen, sementara istrinya, Nadira Bajamal, adalah seorang wanita muslim keturunan Arab yang beragama Islam. Yang unik, Hugo Samir mengikuti kepercayaan ibunya dengan menganut agama Islam.

Meskipun memiliki perbedaan keyakinan, keluarga Jacksen Tiago selalu kompak dan saling mendukung. Mereka bahkan memutuskan untuk tinggal di Surabaya, kota kelahiran Nadira. Hal ini mengakibatkan Hugo Samir tumbuh besar dalam budaya dan adat Indonesia. Hugo Samir juga memiliki kewarganegaraan Indonesia dan saat ini bermain untuk Timnas Indonesia U-24 dalam Asian Games 2023.

Jacksen Tiago selalu mendukung cita-cita anaknya, bahkan saat Hugo ingin menjadi Hafidz Al Quran. Sebagai seorang ayah, meskipun memiliki perbedaan keyakinan, Jacksen selalu mengingatkan Hugo Samir untuk menjaga sikap dan melaksanakan shalat.

Peran Jacksen Tiago dalam karier sepakbola Hugo Samir sangat besar, dimulai sejak Hugo masih sangat muda. Hugo bahkan pernah bergabung dengan Persebaya Surabaya U-13 sebelum bermain untuk ASIOP Apacinti pada tahun 2019 dalam asianbookie.

Hugo juga mencatat prestasi

Hugo juga mencatat prestasi saat bermain dalam ajang Karlos Cup 2016, dengan mencetak 11 gol dalam 7 pertandingan. Dia kemudian memenangkan Piala Soeratin U-13 2018 bersama tim muda Persebaya Surabaya U-13.

Selain itu, Hugo Samir juga berkontribusi dalam kesuksesan Karanggayam FC, yang merupakan bagian dari lingkungan Persebaya Surabaya, dengan memenangkan Piala Menpora pada tahun 2018.
Dengan tinggi badan 1,77 meter, Hugo Samir biasanya bermain sebagai winger atau penyerang depan.

Ketika Hugo Samir berusia 14 tahun, dia bergabung dengan tim Elite Pro Academy (EPA) Barito Putera U-16. Pada tahun 2021, Hugo Samir bergabung dengan skuad muda Bhayangkara FC.

Saat ini, di usia 18 tahun, Hugo Samir menjadi salah satu pemain Timnas Indonesia U-24. Meskipun menjadi salah satu pemain termuda dalam tim, ia mampu bersaing dengan pemain yang lebih tua hingga enam tahun darinya dalam Asian Games 2022 China. Saat Timnas Indonesia U-24 melawan Timnas Kirgistan U-24, Hugo Samir bahkan berhasil mencetak gol meskipun baru bermain selama tujuh menit pada babak kedua waktu normal.

Semoga artikel ini memberikan gambaran yang jelas tentang keluarga Jacksen Tiago dan perjalanan karier sepak bola Hugo Samir tanpa menggunakan plagiat.

Lihat Kegacoran Hugo Samir, Shin Tae-yong Terpesona

Sebelum menjadi perbincangan utama belakangan ini, Hugo Samir telah berhasil mempesona Shin Tae-yong sejak tahun 2021. Kejadian ini terjadi ketika Shin Tae-yong pertama kali memanggil Hugo Samir untuk bergabung dengan TC Timnas Indonesia U-18.

Panggilan itu tidak datang begitu saja, melainkan berdasarkan prestasi cemerlang Hugo saat bermain di level junior. Salah satu pencapaiannya yang mencolok adalah meraih gelar Piala Menpora pada tahun 2018.

Kemudian, di awal tahun 2023, Hugo Samir termasuk dalam daftar 30 pemain yang dipanggil oleh Shin Tae-yong untuk menjalani pemusatan latihan menjelang Piala Asia U-20 2023. Namun, Hugo harus menghadapi serangkaian laga uji coba sebelum akhirnya dinyatakan masuk ke skuad yang akan berkompetisi di Uzbekistan.

Baca juga:

Debut Hugo akhirnya terjadi dalam laga uji coba melawan Selandia Baru. Ia masuk sebagai pemain pengganti pada babak kedua, dan dengan cepat memikat hati para pecinta sepakbola Indonesia.

Meskipun menghadapi pemain-pemain Selandia Baru yang memiliki postur fisik lebih besar, Hugo Samir tampil luar biasa dalam hal kecepatan dan keterampilan mengolah bola. Penampilannya yang mengesankan mendapatkan pujian dari Shin Tae-yong, pelatih asal Korea Selatan tersebut merasa terkesima oleh penampilan Hugo. Namun, ia juga menegaskan bahwa Hugo perlu terus berlatih untuk beradaptasi sepenuhnya dengan tim.

“Kecepatannya bagus, tapi dia (Hugo Samir) perlu terus bekerja keras untuk beradaptasi dengan tim ini,” ujar Shin Tae-yong.

Hugo akhirnya terpilih

Hugo akhirnya terpilih sebagai salah satu pemain Timnas Indonesia U-20 yang berkompetisi di Piala Asia 2023 di Uzbekistan. Sayangnya, meskipun berjuang keras, Indonesia harus tersingkir di babak fase grup setelah berada di peringkat ketiga di rtp live.

Setelah itu, nama Hugo Samir sempat menghilang dari sorotan media dan tidak dipanggil untuk beberapa agenda timnas seperti SEA Games atau Piala AFF U-23.

Namun, belakangan ini, Hugo Samir kembali menjadi perbincangan hangat di seluruh media. Ini tidak terlepas dari penampilannya dalam pertandingan perdana Timnas Indonesia U-24 di Asian Games 2023 melawan Kirgistan.

Meskipun baru masuk pada menit ke-83 menggantikan Egy Maulana Vikri, Hugo membuktikan dirinya sebagai pemain muda berbakat. Dengan insting dan kecepatannya, Hugo mencetak gol di masa injury time.

Gol tersebut membawa Indonesia meraih kemenangan 2-0 dan menjadi modal penting untuk lolos ke babak 16 besar dalam Asian Games 2023. Meskipun mengalami kekalahan mengejutkan 0-1 dari Taiwan U-24 dalam laga kedua, Timnas Indonesia U-24 masih memiliki peluang untuk melaju ke babak berikutnya dengan menghadapi Korea Utara U-24 dalam laga terakhir di fase grup.
Kami sangat menantikan penampilan Hugo Samir bersama Timnas Indonesia U-24 dalam Asian Games 2023.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Exit mobile version